Parpol Dinilai Tidak Profesional Masalah Sistem Politik Uang

News – Direktur Pikat UGM, Zainal Arifin Mochtar mengikuti masalah Operasi Tangkap Tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Politisi Golkar, Bowo Sidik Pangarso. Menurut dia, Indonesia termaksud sistem negara yang cukuplah mencemaskan.

“Kita memang masuk negara yang cukuplah mencemaskan. Ada seperti pembodohan sistematis oleh beberapa orang politik pada penduduk,” kata Zainal di acara ILC, Selasa 2 April 2019.

Menurut Zainal, yang mengajarkan penduduk terima amplop atau uang sebetulnya dari politisi tersebut. Karena, pertarungan calon legislatif itu membuat mereka berlomba-lomba lakukan politik uang.

“Yang mengajarkan mereka pula politisi, saat penduduk telah terlatih minta uang, harus mesti diberi. Politisi pula berlomba-lomba lakukan politik uang, lebih saat mendekati pemilihan,” tuturnya.

Dijelaskan Zainal, perbincangan mengenai perbaikan sistem profesional terbuka telah dibicarakan semenjak 2009. Tetapi, politisi di partai politik semasing dipandang belum pernah mengulas di internal partai politik tersebut, cuma hanya di muka publik.

“Perbincangan mengenai perbaikan profesional terbuka ini dari 2009 telah dibicarakan, partai politik pula yang mengulas. Saya cemas ini cuma di muka publik saja yang diulas, tetapi di internal tidak diulas,” jelasnya.

“Bila semua katakan salah profesional terbuka mengapa belum pernah beralih. Tidak dikerjakan,” katanya.

Source : Bulatin.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *